Pernah kejadian suatu ketika Zello nggak mau berbagi ke Zamir dan Zamir nangis.

Zamir: (sambil nangis) “zello itu lho bu SELALU nggak mau berbagi”.
Ibu: iya ya KALI ini Zello nggak mau berbagi, Zamir kecewa ya karena zello nggak mau berbagi (acknowledge, sambil peluk) 
Ibu: Zamir, coba diinget-inget, zello pernah nggak berbagi ke zamir? 
Zam: pernah (kalau Zamir jawab nggak pernah, ibu akan ngingetin detail kapan zello berbagi ke zamir yang udah pernah ibu acknowledged dan puji efektif beberapa waktu sebelumnya)
Ibu: berarti zello selalu nggak mau berbagi, atau zello KALI ini aja nggak berbagi? 
Zam: (mulai mikir) Iya Kali ini aja, – nangis mulai reda-
Ibu: jadi nggakpapa ya zam, KALI ini aja zello nggak berbagi, 
Zam: iya (mulai berhenti nangis dan paham, trus mengejar zel lalu main bareng lagi) 
Ibu: senyum-senyum bahagia. Alhamdulillah mudahnya hidup ini dengan ilmu

Nah ajaibnya pas proses (meta model yang diajarkan dikelas TBS) ini dilakuin, zamir itu terlihat mikir dan sadar klo zello pernah juga berbagi. .

Karena Otak manusia itu melakukan generalisasi informasi. Jadi perlu dicacah informasinya supaya muncul informasi aslinya. .

Misal ibu-ibu tuh sering mengeneralisasi informasi, 
Buibu: Mbak fira, suamiku itu selalu nggak mau ikut ngurus anak? 
Saya: sama sekali nggak pernah mau? 
Buibu: pernah sih (sih ini salah satu tanda mulai tercacah), pas masih bayi pernah ikut ganti popok.

Atau contoh lain:
Buibu: Mbak Fira, semua tetangga disekitar rumah saya itu nggak ada yang suka sama saya. 
Saya: beneran nggak ada sama sekali yang suka sama ibu?
Buibu: ya ada sih tetangga dua rumah sebelah kanan masih baik sama saya.
Saya: Alhamdulillah

Kenapa otak mengeneralisasi Informasi? Supaya manusia tidak mudah gila. Coba bayangin kalau buibu tadi ngomongnya begini: 
Mbak Fira, tetangga depan rumah saya itu benci saya, tetangga samping kanan dan kiri juga nggak suka, trus tetangga depan sebelah kanan, depan sebelah kiri, tetangga belakang nggak suka sama saya.
Kalau seperti itu kan saya yang denger pusing, yang ngomong apalagi…

Jadi waspadalah dengan kalimat-kalimat generalisasi anak.

Sumber: Elfira Mahda
IG @zamzelova