Sedikit cerita yang tertinggal saat sepedahan bareng Shafa kemarin. Shafa tahu, mamanya seringkali menghindari naik sepeda, dengan banyak alasan…. “mama kan ada asma dek…” “mama kan lututnya pernah sakit dek…” “mama capek…” “anginnya dingin… ” “mama gak kuat, kalau nanti mama pingsan di jalan gimana?” dan lain-lain alasan 😟

Jadi kalau Rafi Shafa sepedahan, mama Mita paling nemenin nonton aja atau dibonceng papa Khaidir Rahmatsyah.😞 Limiting belief? Penuaan dini? Jompo muda? Males? Ya, itu saya duluuu… tapi udah berakhir kemarin…

Alhamdulillah, dengan niat untuk BERUBAH menjadi orangtua yang lebih berdaya, saya putuskan untuk menggugurkan limiting belief saya, saya metamodeli diri sendiri, saya bangun reframing yang memberdayakan dari berbagai sudut pandang: apa plusnya saya sepedahan, apa minusnya saya sepedahan, apa plusnya jika saya tidak sepedahan dan apa minusnya jika saya tidak sepedahan…

Lalu saya buat goal sesuai WFO dengan tetap penuh perhatian dengan keselarasan/kemampuan badan saya. Ditambah juga anchor semangat sepedahan dengan memanggil kenangan bermain sepedah ketika kecil dulu… dan… Alhamdulillah, berhasil menemani Shafa sepedahan hampir 7 km di tengah suhu 8-12 derajat celcius.

MasyaAllah tabarakallah, jika kita mau, InsyaAllah pasti Allah berikan jalan untuk berubah dan menjadi lebih baik. Toh selama ini juga sebenarnya Allah sudah kasih kita potensi, tinggal kita mau atau enggak. 😍 Dan satu hal yang membuat saya terharu atas perubahan ini adalah ketika Shafa memeluk dan berbisik lembut… “Thank you Mama… for never give up on me”…. karena anak-anak tahu, mereka melihat apa yang diupayakan orangtuanya. Be role model, be a better one…. never give up ! ❤❤❤

#enlighteningparenting

Sumber: Ilmia Lasmita
IG ilmia_lasmita
FB Ilmia Lasmita